Sabtu, 7 Maret 2026

Terbit : Sen, 23 Februari 2026

5 Kultum Ramadhan 1 Menit, Penuh Makna dan Mudah Diingat

Oleh : Admin Artikel
5 Kultum Ramadhan 1 Menit, Penuh Makna dan Mudah Diingat

Kultum Ramadhan Singkat yang Bisa Diingat dengan Mudah

MasjidRLA

Menyambut bulan Ramadhan 1446 H/2025, banyak umat Islam mencari referensi kultum singkat yang padat, jelas, dan mudah dihafalkan. Kultum satu menit bisa disampaikan usai salat Isya, sebelum Tarawih, menjelang berbuka puasa, atau dalam berbagai kegiatan Ramadhan lainnya. Berikut 5 kultum Ramadhan singkat terbaru 2025 dengan beragam tema, mulai dari kesabaran, sahur, menjaga lisan, hingga keutamaan berbagi.

Kultum berasal dari singkatan kuliah tujuh menit. Atas dasar inilah setiap kegiatan ceramah yang dilakukan dengan durasi relatif sebentar dianggap sebagai kultum meskipun tidak persis 7 menit dalam durasi sebenarnya. Di bulan Ramadhan, kultum bisa disampaikan antara waktu selesai sholat isya sebelum sholat tarawih, atau menjelang adzah berbuka puasa atau waktu lainnya.

Kultum Ramadhan Singkat 1 Menit Terbaru

Puasa dan Kesabaran

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Puasa mengajarkan kita untuk bersabar, baik dalam menahan lapar maupun dalam menghadapi ujian kehidupan. Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” (QS. Al-Baqarah: 153).

Marilah kita jadikan puasa sebagai sarana melatih kesabaran dalam segala aspek kehidupan. Dengan begitu, kita akan menjadi pribadi yang lebih tenang dan dekat dengan Allah. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Keutamaan Sahur

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sahur adalah sunnah yang penuh berkah. Rasulullah saw. bersabda:

“Makan sahurlah, karena dalam sahur ada keberkahan” (HR. Bukhari & Muslim).

Ada banyak sekali keutamaan yang kita dapatkan dengan melaksanakan sahur Ramadhan. Usahakan jangan meninggalkan sahur. Marilah kita perhatikan berbagai keutamaan dalam sahur.

Jaga Lisan saat Berpuasa

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Puasa tidak hanya menahan lapar, tetapi juga menjaga lisan dari keburukan. Rasulullah saw. bersabda:

“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya” (HR. Bukhari).

Oleh karena itu, mari kita perbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, dan berbicara yang baik agar puasa kita benar-benar menjadi ibadah yang mendekatkan kita kepada Allah Swt.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ramadhan sebagai Sarana Perbaikan Diri

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ramadhan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri. Allah memberikan kita bulan penuh keberkahan agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa perubahan dalam diri kita.

Marilah kita jadikan bulan ini sebagai titik awal untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Jangan hanya berfokus pada kebaikan saat Ramadhan, tetapi juga pada berbagai waktu setelah Ramadhan.

Kita harus menyadari bahwa pendidkan Ramadhan untuk membentuk diri menjadi pribadi yang bertakwa. Pribadi yang bertakwa ini tak hanya tentang Ramadhan saja, tetapi sebagai proses berkelanjutan dalam kehidupan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Keutamaan Berbagi di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk berbagi. Anak-anak bisa mempraktikkan bersedekah dan membantu sesama. Berbagi makanan saat berbuka adalah contoh kecil yang bisa dilakukan sejak dini.

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا، كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Artinya: “Barang siapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)

Berbagi itu tidak harus dalam jumlah besar, tetapi yang penting adalah keikhlasan.








Demikian 5 Kultum Ramadhan Singkat 1 Menit Terbaru, Penuh Pesan Mudah Dihafalkan, Beragam Tema.

Masjid Rahmatan Lil'Alamin
Perumahan Griya Salak Endah 2, Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat 16620
Luas Area800 m2
Luas Bangunan400 m2
Status LokasiGirik
Tahun Berdiri2012
  • "Sesungguhnya yang (pantas) memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah. Maka, mereka itulah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." Surah At-Taubah (9) ayat 18